Mediadepok.id – Pasien positif virus corona atau Covid -19 terus mengalami peningkatan. tidak hanya itu, pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terus melonjak naik di Kota Depok, Jawa Barat.

Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad mengatakan dari data Minggu 29 Maret 2020, pasien positif corona di Kota Depok bertambah menjadi 37 orang dan 10 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di sejumlah Rumah Sakit Covid-19.

“Kota Depok sudah mencapai 37 kasus dan pasien yang sembuh 10 orang,” kata Idris saat dihubungi wartawan, Minggu (29/3/2020).

Lanjutnya, Terus meningkatnya pasien positif corona dan pasien positif corona yang meninggal dunia bertambah 1 kasus sehingga saat ini berjumlah 4 orang. Sedangkan kasus pengawasan (PDP) yang meninggal dunia tidak ada peningkatan dan masih berjumlah 12 orang.

“Hari ini ada tambahan 1 pasien positif corona meninggal sehingga jumlahnya 4 orang dan 12 orang PDP meninggal dunia,” jelasnya.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) pun mengalami penambahan dari sebelumnya 272 menjadi 286 kasus dengan 21 kasus dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) naik dari 869 menjadi 952 kasus dan 187 orang dinyatakan sembuh.

“Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Depok, maka masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik,” ujar Idris.

Pada masa percepatan penanganan pademi virus corona, Pemerintah Kota Depok Jawa Barat berencana melakukan karantina wilayah atau lockdown. Namun, Idris mengaku saat ini pihaknya masih melakukan kajian yang tepat bersama Gugus Tugas ketika lockdown diberlakukan di Kota Depok,” katanya.

“Kami sedang buatkan kajiannya yang nanti akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah,” kata Idris melalui keterangan tertulis dikutip dari okezone.com, Minggu (29/3/2020).

Dia mengungkapkan, bahwa rumah sakit yang didedikasikan untuk Covid-19 yaitu Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) sedang dipersiapkan. “Selain itu juga kami rencanakan Rumah Sakit Lapangan di area RSUD hingga alternatif menyiapkan ruang sekolah yang akan didedikasikan sebagai tempat penanganan kasus ringan Covid-19,” tegasnya (Arief Ramdhani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here