mediadepok.id – Pada saat ini Setu Babakan yang terletak di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan salah satu Ikon atau percontohan Pengembangan Pariwisata di Provinsi DKI Jakarta yang menampilkan dan menunjukkan Keindahan suatu Setu dengan Kehidupan Masyarakat asli Betawi yang sangat kental dengan Adat Istiadat dan Budaya nya. Depok, Kamis, (15/8)
Disini dihadirkan berbagai macam ciri khas Betawi baik berupa makanan, pakaian dan bangunannya, serta di tampilkan satu lingkungan masyarakat Betawi yang hidup rukun.
Didalam pengembangannya setu babakan memiliki Forum JIBANG (Pengkajian dan Pengembangan) Setu Babakan, yang di Ketuai oleh Dr.H. Abdul Syukur,S.K.M, Salah satu Forum yang merupakan mitra dari Pemprov DKI Jakarta beranggotakan seluruh Tokoh Masyarakat Betawi Asli dari berbagai unsur lapisan masyarakat, yang bertujuan untuk memajukan dan melestarikan Budaya Masyarakat Betawi yang ada di Lingkungan Setu Babakan.
Pada hari Rabu (14/08) bertempat di Museum Betawi Zona (A) Drs.H.Sofyan Murthado yang merupakan salah satu pengurus dari FORUM JIBANG, Menggandeng beberapa Pengusaha yang merupakan Pengusaha Putra Daerah yang merupakan Anak Betawi Asli, bertujuan untuk membantu dan mengembangkan serta diminta masukannya untuk Pengembangan Potensi Pariwisata Dan Budaya Betawi di Setu Babakan.
Para Pengusaha tersebut diantara nya adalah K.H Mukhlis Effendi S.H,MM seorang Pengusaha Tour dan Travel dan seorang Praktisi Hukum yang merupakan Anak Betawi Asli dan juga Budi Jaya S.Pd.I CEO MSP Group sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang Porperti.
Keduanya mengatakan siap untuk membantu Forum JIBANG dalam melestarikan dan memberdayakan Potensi Pariwisata dan Budaya yang ada di Setu Babakan.
K.H Mukhlis Effendi mengatakan, bahwa dirinya yang merupakan Masyrakat betawi Asli memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian budaya Betawi dan Pariwisata, khususnya yang ada di Setu Babakan ini,” ujarnya saat diwawancarai awak mediadepok.id
“Menurutnya, semua unsur yang ada dalam masyarakat Betawi wajib saling menjaga kelangsungan Budaya Betawi agar tidak hilang di telan jaman,” kata K.H Mukhlis Effendi
Dalam hal ini Agus Asmarudin Asenie sala seorang Konseptor dan Penggagas dari Kampung Setu Babakan ini, menyambut baik dan positif dari masukan yang diberikan oleh Para Pengusaha tersebut, menurut dia dalam bahasa Betawi, Kalau bukan kite siape lagi nyang mau melestarikan Budaya Betawi,” ujar Agus Asmarudin. (Budi Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here